Sekali Lagi Mas Dolby
Membaca buku memoir Thomas Dolby ini membuat saya makin yakin bahwa sudah semestinya para pelaku skena memang menulis buku, setidaknya untuk meneruskan ingatan-ingatan mereka atas apa yang mereka alami...
View ArticleThe Cabs, etc.
Lagu kedua di side B piringan hitam Eloi! Lama Sabactani! (1980) di akhir durasinya memuat potongan suara-suara mirip kerumunan, sayup-sayup terdengar seperti ada koor jalanan, atau malah orang...
View ArticleSelamat Jalan, Lupus
Buku Lupus pertama saya Topi-Topi Centil. Kakak saya membelinya di Jogja, circa 1990. Saya membacanya dengan antusias di rumah kami di Jateng, bersama judul-judul lain yang boleh jadi tertukar-tukar...
View Article“Dus, Ji Ro Jen!”
Di kampung halaman saya dulu pernah ada setidaknya dua tipe gambar umbul ditilik dari desain di sisi sebaliknya: 1) gambar umbul berpunggung lirik lagu, dan 2) gambar umbul berpunggung rambu-rambu lalu...
View ArticleSerupa Sampul Tak Sama
Menarik juga bagaimana buku kumpulan cerpen yang cerita pembukanya tentang seseorang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri (“A Perfect Day for Bananafish”) sampulnya malah ditiru plek-plekan...
View ArticleTicket to Ride
Sekitar 1995-1998, saya amat-amati bioskop di sebuah mall di Solo membedakan warna-warna di karcisnya: font merah untuk tiket masuk studio 1, biru untuk studio 2, dan ungu untuk studio 3. Nomor kursi...
View ArticleHeart-Shaped Books
Beberapa waktu lalu saya diminta datang ke sebuah sekolah di Bandung untuk menyemangati murid-murid kelas 8 membereskan tugas besar mereka, yaitu menyusun buku catatan perjalanan. Pihak sekolah...
View ArticleYang Aktual dan yang Aktuil
Esai pengantar untuk buku Galeri Seni Rupa Pop: Arsip Galeri Pop Art/Galeri Aktuil/Puisi-Puisi Awam Majalah Aktuil (1975–1977) oleh Sanento Yuliman & Jim Supangkat, Jakarta: Penerbit Gang Kabel,...
View ArticleHujan Tambu
Seorang kawan mengunggah ke akun medsosnya, satu foto dari halaman buku Trocoh yang sedang dia baca, sambil saya dijawil di captionnya. Kawan saya ini cukup serius mendalami lagu-lagu pop Indonesia...
View ArticleAir Memotret Sampai Jauh
Satu hal yang kerap saya sesali tiap kali bangun tidur adalah kenapa saya dulu ragu-ragu minta foto bareng pelawak Komeng, padahal kami sudah berpapasan di dekat lift di Jakarta. Bahkan kami kemudian...
View Article